Alternatif 4, Tasikmalaya – Bogor Naek Bus

Tinggalkan komentar

remisetiawan_budiman.jpgTraveling menggunakan Bus / kendaraan umum akan menjadi favorit travelers, soalnya lebih ekonomis. Bus dari Tasikmalaya menuju Bogor memang tidak banyak yang bagus, artinya layanannya standar tidak seperti bus jurusan Jakarta yang setiap jam ada. Kemungkinan karena pihak PO Bus melihat kondisi penumpang. Salah satu PO Bus yang membuka trayek Tasikmalaya menuju Bogor adalah PO Budiman. Trayek bus ini memang masih terbatas artinya tidak setiap jam ada pemberangkatan. Bus trayek Tasikmalaya – Parung ini dari Pool Budiman setiap jam 7.00 dan 8.00 pagi dan jam 19.00 dan 20.00 malam hari. Namun jadwal tersebut tidak selalu ada 2 pemberangkatan. Biasanya kalo penumpang sepi hanya ada 1 pemberangkatan saja yaitu jam 7 pagi dan jam 19 malam. Selain itu ada juga bus Budiman jalur Banjarsari – Parung apabila ketinggalan naik Bus Tasik – Parung. Bus Budiman ini termasuk Bus Cepat dan melewati jalur Tol Cipularang.

Selain bus Budiman diatas memang ada beberapa Bus lain menuju Bogor yaitu Doa Ibu. Bus ini masuk kelas ekonomi, sehingga menurut saya akan lebih lama dibanding Bus Budiman, biasanya Bus Ekonomi menaikan dan menurunkan penumpang di jalan. Selain itu karena lewat jalur puncak pasti perjalanan akan lebih lama. Lagi

Alternatif 3, Tasikmalaya – Bogor Naek Motor via Puncak

2 Komentar

remisetiawan_PCX.jpg

Istirahat penting bukan hanya untuk kebugaran tubuh masbro, tapi mendinginkan mesin juga

Mengendarai motor itu menurut sebagian orang sangat menyenangkan broo, bahkan menjadi hobby. Enaknya naek motor itu kalo hujan tidak kepanasan dan kalo panas tidak kehujanan hahaha. Bagaimanapun liukan jalan nan mulus tentunya menjadikan kepuasan tersendiri untuk menaklukannya. Nah untuk sampe Bogor dengan alternatif ke 3 bisa menggunakan sepeda motor. Lewat Puncak tentunya karena kendaraan roda 2 ga bisa lewat tol hehe. Kondisi fisik harus sangat sangat prima disamping kondisi kendaraan. Satu hal yang pasti adalah sering-seringlah beristirahat, minimal 2 jam sekali, selain mengembalikan kondisi tubuh juga mendinginkan mesin motor kita.

Jalur alternatif 3 ala remisetiawan blog ini antara lain melalui jalur Tasikmalaya – Rajapolah – Ciawi – Gentong – Malangbong – Limbangan – Nagreg, nah di kawasan Nagreg ini sebaiknya istirahat dulu sambil mendinginkan mesin. jalur selanjutnya adalah Nagreg – Rancaekek – Cileunyi – Cibiru – SoekarnoHatta – Cimahi – Padalarang, meskipun tidak terlalu banyak kelokan alias relatif lurus, jalur ini ternyata sangat menguras tenaga karena melalui jalur dalam kota Bandung yang macet. Selepas padalarang bisa beristirahat sejenak di salah satu SPBU daerah tagog padalarang. Rute selanjutnya dari Padalarang – Ciranjang – Cianjur – Cipanas – Puncak, nah di kawasan Puncak masbro bisa istirahat kembali sambil mendinginan mesin dan tentunya foto foto karena di kawasan ini memiliki pemandangan yang bagus serta hawa yang sejuk. Selanjutnya memasuki jalur terakhir perjalanan yaitu Puncak – Gadog – Tajur – Bogor. Jalur terakhir apabila akhir minggu dan hari libur sangat padat, sebaiknya dipilih waktu yang tepat supaya tidak banyak waktu dan tenaga yang terbuang akibat salah merencanakan waktu perjalanan. Lagi

Alternatif 2, Tasikmalaya – Bogor Naek Mobil Pribadi via Puncak

Tinggalkan komentar

Hampir sama dengan postingan alternatif 1, kondisi pengguna plus kendaraan musti fit banget, soalnya perjalanan kali ini bakal disuguhi jalanan yang sangat menantang sekaligus mengesankan. Sebelum dibangun Tol Cipularang jalur ini sangat favorit bagi pengendara yang akan menuju Jakarta. Salah satu kelebihannya karena melewati kawasan wisata nan sejuk dan indah, yaitu kawasan Puncak.

Secara jarak jalur ini lebih pendek dibandingkan jalur tol cipularang, hanya 250 km, bandingkan dengan lewat Cipularang yang mencapai 300 km, beda 50 km. Tapi waktu tempuh lewat Puncak bisa lebih lama, terutama saat musim liburan. Dalam keadaan normal waktu tempuh via Puncak dari Tasikmalaya menuju Bogor bisa mencapai 6-7 jam. Kalo macet bisa lebih lama lagi.

Ada beberapa titik rawan kemacetan pada jalur ini, diataranya jalur Padalarang, jalur Ciranjang, Jalur Puncak. Khusus jalur yang disebutkan terakhir bisa sampe berjam-jam terperangkap di Puncak apalagi pas musim libur. Makanya kalo lewat jalur ini mesti pinter-pinter pilih waktu, malah bisa lebih hemat juga dibanding lewat Cipularang, terutama karena tol Cipularang adalah tol paling mahal hehehe. Lagi

Alternatif 1, Tasikmalaya – Bogor Naek Mobil Pribadi via Tol Cipularang

Tinggalkan komentar

Enaknya bawa mobil pribadi itu bisa masuk tol, gak enaknya yah harus bayar tol hehehe. Kalo mau ke Bogor via tol cipularang hati-hati di daerah Bekasi musti kudu sering lihat papan penunjuk arah. Kalo meleng  bakalan repot soalnya malah nyampe ke Jakarta. Soalnya pernah ngalamin ga memperhatikan rambu, eeeeh tau tau udah nyampe patung yg nunjuk itu hehehe.

Setelah Bekasi habis siap-siap belok kiri, ambil arah Tol Lingkar Luar (JORR), dari Tol ini siap siap pindah arah ke arah Tol Jagorawi. Nah kalo dari Tol Jagorawi udah aman ga bakalan nyasar tinggal cari jalan keluarnya aja. Mau ke Kebun Raya Bogor ambil Tol Bogor, Mau ke Dramaga ambil Tol Sentul Selatan. Lagi

MATEMATIKA TRAVELING TASIKMALAYA – BOGOR

Tinggalkan komentar

kota-bogorAkhirnya jadi mahasiswa lagi eh karyasiswa program bappenas di program Pasca Sarjana Perencanaan Wilayah IPB. Akibatnya sering bolak balik Tasik – Bogor jadi udah biasa bepergian jauh, kalo kata orang tua mah asa jalan ka cai. Jarak Tasik – Bogor memang agak jauh sekitar 250 km via Puncak dan 300 km via Tol Cipularang. Tapi selama kuliah disana saya menyempatkan pulang kampung seminggu sekali. Sesuai kondisi keuangan, maklum mahasiswa, kendaraan favorit yah naek kendaraan umum. Tapi tidak jarang bawa kendaraan sendiri baik mobil ataupun motor.

Nah mudah-mudahan catatan kecil ini ada manfaatnya buat yang mau traveling ke Bogor dari Tasikmalaya berikut perkiraan biaya (matematika) traveling Tasik – Bogor ala remisetiawan blog hehehe. Karena agak panjang maka saya  bagi dalam beberapa alternatif perjalanan. Okeh are you ready?

  1. Alternatif 1, Tasikmalaya – Bogor naek mobil pribadi via Tol Cipularang
  2. Alternatif 2, Tasikmalaya – Bogor naek mobil pribadi via Puncak
  3. Alternatif 3, Tasikmalaya – Bogor naek motor via Puncak
  4. Alternatif 4, Tasikmalaya – Bogor naek Bus
  5. Alternatif 5, Tasikmalaya – Bogor naek Kereta Api

 

4 Tahun Blog Terbengkalai

Tinggalkan komentar

Entah karena kesibukan, entah karena hal yang lain ternyata sudah 4 tahun blog saya terbengkalai. Melihat post terakhir bulan Desember 2010. Selama 4 tahun kemana saja yah hahaha.

Terus terang aja kesibukan di kantor membuat “sense of blogging” menurun, cie cie kesannya gimanaaaaa gitu… Ya betul, gara gara jadi panitia pengadaan yang super sibuk membuat saya melupakan blog ini. Tadinya blog ini mau saya isi dengan hal hal yang berhubungan dengan pengadaan barang/jasa, tapi sibuknya minta ampun, apa karena males aja kali yah hehehe.

Selanjutnya Oktober tahun 2013 saya memutuskan cuti dulu dari dunia pengadaan karena alhamdulillah dapet beasiswa bappenas melanjutkan S2 di Perencanaan Wilayah IPB Bogor program 13 bulan.

Setelah 13 bulan terlewati ternyata belum kelar juga, tapi alhamdulillah kuliah udah selesai, tinggal penyelesaian tesis. Mudah-mudahan tesisnya cepat selesai. Rencana sih bulan Desember 2014 udah kelar. Maret 2015 adalah deadline penyelesaian S2, karena kalo melebihi bulan tersebut diharuskan bayar SPP yang katanya sampe 6 juta. Waduuuuh jangan sampe deh.
Mudahmudahan dengan tulisan ini awal dari kebangkitan blog saya hehehe…

Rokok Bikin Rambut Botak

4 Komentar

Sebagian besar penyebab rambut rontok adalah seringnya penggunaan bahan kimia, seperti saat mewarnai, pengeritingan, meluruskan rambut berulang-ulang atau salah menggunakan shampo. Tapi bagi perokok, racun pada rokok juga dapat memicu kerontokan rambut yang bikin cepat botak. Lagi

Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.